Webber-Vettel Saling Tuding, Red Bull Rugi Besar

Istanbul - Mark Webber dan Sebastian Vettel menolak disalahkan menyusul insiden di GP Turki. Di balik kekecewaan yang dirasakan keduanya, Christian Horner menyebut Tim Red Bull jadi yang paling merugi.

Red Bull sepertinya akan meraih kemenangan ketiganya secara beruntun atau yang keempat sepanjang musim ini di GP Turki. Setelah Menempatkan Webber di posisi pole, tim tersebut juga mengantar Vettel di posisi tiga sesi kualifikasi.

Peluang tersebut terbuka semakin lebar saat Webber dan Vettel bisa berada di posisi satu dan dua, sebelum akhirnya saling bersenggolan di lap 40. Meski sama-sama melintir ke luar lintasan, Webber lebih beruntung karena masih bisa melanjutkan balapan.

Usai race, baik Vettel maupun Webber sama-sama merasa dirinya tak bersalah. Keduanya juga mengklaim telah dirugikan karena kehilangan kesempatan untuk mendapat poin banyak. Kondisi yang membuat bos Red Bull, Christian Horner, kecewa besar.

"Dari sudut pandang tim, saya sungguh kecewa. Kami telah melakukan segalanya dengan benar. Kami memimpin atas McLaren dan melihat dua mobil kami out sungguh mengecewakan. Mereka tak seharusnya berada di posisi tersebut dan mereka membuat tim kehilangan poin yang sangat banyak," seru Horner di BBC.

Meski banyak pihak menilai kejadian tersebut terjadi lebih karena kesalahan Vettel, Horner menolak untuk melakukan hal serupa. Insiden itu disebutnya terjadi sebagai hasil kesalahan bersama dua pembalapnya.

"Kesalahan besarnya adalah tak cukup ruang diberikan. Kami selalu meminta pembalap untuk memberi rekannya ruang, tapi kami memberikan 43 poin pada McLaren. Kami punya dua pembalap yang bertarung sengit, tapi Anda meminta mereka untuk saling memberi ruang."

"Prioritas kami adalah keinginan memenangi balapan, bahkan jika kedua mobil bertukar posisi kami masih bisa di posisi satu dan dua. Kami melihat Jenson dan Lewis saling bersaing tapi mereka tetap memberi rekannya ruang, yang diminta oleh orang-orang di timnya," tuntas Horner.detik

 
Informasi-Informasi Saja Copyright © 2009 - 2013, Designed by Bie Themes