BlackBerry Onyx Putih XL Diluncurkan Mei

Beberapa waktu lalu, Research In Motion (RIM), vendor perangkat sekaligus penyedia layanan BlackBerry asal Kanada, mengumumkan tengah mempersiapkan BlackBerry Onyx berwarna putih. Sejumlah mitra resmi RIM pun berancang-ancang untuk mengantarkan varian baru Onyx itu ke negaranya masing-masing.

Tak terkecuali Indonesia. Indosat secara mantap mengatakan akan memboyong handset putih nan cantik itu sekitar bulan Mei mendatang. Namun, tidak demikian dengan XL. "Si Biru" cenderung lebih sabar dan tidak terburu-buru untuk satu ini.

Pasalnya, menurut Budi Hardjono, General Manager Product & Postpaid BlackBerry XL, BlackBerry Onyx putih bukanlah varian perangkat BlackBerry yang gress, hanya varian baru dari Onyx. Jadi, XL memutuskan untuk menunggu input dari para reseller (distributor)-nya terkait jumlah pesanannya.

"Kalau varian baru dari seri yang sudah ada, biasanya kami 'lempar' dulu ke reseller (distributor). Karena mereka mempunyai instinct market yang lebih kuat, mereka yang lebih tahu seperti apa demand pasar," kata Budi.

"Jadi, biar mereka yang menentukan akan mengambil berapa unit, pasarnya prospektif atau tidak," tambah Budi, saat diwawancarai VIVAnews di Jakarta, Selasa 13 April 2010.

Sejauh ini, Budi mengatakan, pihaknya masih mengoleksi data-data dari reseller dulu. "Jumlahnya ada sekitar 10-15 reseller besar yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Masing-masing wilayah tentu mempunyai tingkat demand yang berbeda," terangnya.

Namun, meskipun masih mengumpulkan data dari para reseller, XL menjamin perangkatnya tersebut akan hadir di Indonesia pada Mei mendatang. "Pasti kita luncurkan, tepatnya masih belum tahu. Beberapa reseller memang sudah ada yang pesan lewat kami. Ya, kira-kira bulan depan sudah mulai tersedia di pasar," ungkap Budi.

Saat diluncurkan nanti, kemungkinan besar harganya tidak akan jauh berbeda dibandingkan harga BlackBerry Onyx hitam. Sekarang ini, XL membanderol Onyx-nya dengan harga Rp 5,15 juta, sudah termasuk diskon 50 persen untuk layanan BlackBerry Internet Service selama enam bulan pertama.

Sekedar diketahui, untuk mengiringi pertumbuhannya yang signifikan, per Maret 2010, XL memperbesar bandwidth yang disediakan dari Indonesia ke server RIM, dari sebelumnya 180Mbps menjadi 260Mbps. Jumlah ini dibagi menjadi dua link optik internasional, yaitu 130Mbps melalui jaringan milik Tata, dan 130 Mbps lainnya melalui Aicent.

"Kapasitas jaringan XL telah terpakai 60 persen, makanya kita upgrade lagi. Kita tetep menjaganya supaya tetap di bawah 60 persen. Lagi pula, berdasarkan top 10 complain yang masuk, pelanggan umumnya mengeluhkan soal lambannya akses karena trafik yang padat," ucap Handono Warih, General Manager Sales BlackBerry & Internet Service XL, pada kesempatan lain.vivanews

 
Informasi-Informasi Saja Copyright © 2009 - 2013, Designed by Bie Themes